Gereja perlu melakukan pendampingan melalui pendidikan politik bagi warga gereja yang berkiprah di dunia politik. Upaya ini sebagai wujud tanggungjawab memperlengkapi dan mendorong warga gereja menjadi politisi yang mengedepankan politik kesejahteraan rakyat. Demikian salah satu kesimpulan dalam pelaksanaan Katekisasi Pelsus Tahap III Wilayah Bitung XII yang diikuti sekitar 190-an Pelsus pada Sabtu 14 Mei 2022 bertempat di Aula Kantor Walikota Bitung.

Para Pembicara adalah Pnt. Yuddi Robot, SH Wakil Ketua BPMS Bidang Hukum, HAM dan Sertifikasi Aset dan Pdt. Dr. Adolf Wenas Wakil Ketua Bidang Hubungan Kerjasama.

Pnt. Yuddi juga dalam materi Penatalayanan Gereja dan Politik menyatakan Reformator Yohanis Calvin menjunjung politik dengan berkata: “Tak boleh diragukan lagi bahwa kekuasaan politis itu adalah suatu panggilan, yang tidak hanya suci dan sah di hadapan Allah, tetapi juga yang paling kudus dan yang paling terhormat di antara semua panggilan…”.

Dalam kaitan Penatalayanan Gereja dan Ekonomi, Pnt. Yuddi juga setuju dengan usulan perlunya gereja mengembangkan sector usaha jemaat yang terarah pada digitalisasi ekonomi kreatif. Jika perlu diadakan situs pasar online yang menghubungkan produsen dan konsumen dalam berbagai produksi barang dan jasa.

Sedangkan di bidang Penatalayanan Lingkungan Hidup, gereja harus mengambil tindakan nyata mengatasi dampak perubahan lingkungan melalui pemanasan global dan Efek Rumah Kaca. Suhu permukaan bumi makin naik dan dan terjadi perluasan permukaan laut. Untuk menaggulangnya, tidak hanya sampai pada khotbah, melainkan pada tindakan nyata melestarikan dan memelihara bumi ini.

Menurut Ketua BPMW Bitung XII Pdt. Jessy Kolonio, kegiatan ini sangat positif untuk memperlengkapi wawasan dan pemahaman iman para Pelsus yang sudah diteguhkan dalamn kerja pelayanan. Adapun Moderator Katekisasi adalah Pnt. Reymond Kex Mudami yang juga Sekretaris BPMW. Hadir para pendeta se-Wilayah yang berasal dari Jemaat Efrata Bitung Timur, Genesart Pateten, Kanaan Winenet, Lembah Kanaan Winenet, Nazaret Pateten, Pniel Pinangunian dan Puncak Kanaan Winenet. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here